Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI: Pelajaran dari Bercocok Tanam Hidroponik di SMA Islam Al Abror Metro
Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan keanekaragaman budaya dan sumber daya alam, selalu berupaya untuk membangun kesatuan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satu aspek penting dalam memperkuat kesatuan ini adalah melalui pendidikan yang memadukan nilai-nilai Pancasila dan teknologi. Di SMA Islam Al Abror Metro, upaya ini diwujudkan melalui kegiatan bercocok tanam dengan metode hidroponik.
Pancasila: Pilar Kesatuan Bangsa
Sebagai negara yang heterogen, Pancasila telah menjadi panduan yang kuat dalam mempertahankan kesatuan NKRI. Salah satu nilai Pancasila yang paling relevan dalam konteks ini adalah gotong royong, yang menekankan pentingnya kerjasama dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.
Hidroponik: Inovasi dalam Bercocok Tanam
Bercocok tanam hidroponik adalah teknik pertanian yang menggunakan air, tanpa tanah, sebagai media tumbuh tanaman. Teknologi ini telah mendobrak cara tradisional bercocok tanam dan memberikan hasil yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Penggabungan Pancasila dan Teknologi
Di SMA Islam Al Abror Metro, siswa diajarkan cara menerapkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan persatuan melalui kegiatan bercocok tanam hidroponik. Mereka belajar bahwa meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka dapat bekerja bersama untuk mencapai hasil yang lebih baik.
Keuntungan dari Hidroponik
Pembelajaran hidroponik bukan hanya tentang nilai-nilai Pancasila, tetapi juga tentang pentingnya inovasi teknologi dalam pertanian. Melalui metode ini, siswa dapat memahami cara teknologi dapat membantu meningkatkan hasil pertanian dan menyediakan pangan bagi masyarakat. Mereka juga memahami keberlanjutan lingkungan, karena hidroponik mengurangi penggunaan air dan bahan kimia.
Membangun Kesadaran tentang Pertanian dan Pangan
Kegiatan bercocok tanam hidroponik di SMA Islam Al Abror Metro bukan hanya tentang memasok sayuran segar, tetapi juga tentang membentuk kesadaran tentang pentingnya pertanian dan produksi pangan dalam NKRI. Dalam proses ini, siswa belajar bahwa mereka memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan negara.
Mengukuhkan Kesatuan NKRI Melalui Teknologi
Kegiatan bercocok tanam hidroponik di SMA Islam Al Abror Metro adalah contoh nyata bagaimana Pancasila dan teknologi dapat digabungkan untuk memperkuat kesatuan NKRI. Siswa tidak hanya mengembangkan keterampilan dalam berkebun, tetapi juga memahami pentingnya kerjasama, keberlanjutan, dan inovasi dalam membangun negara.
Kesimpulan
Berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI adalah prinsip yang diterapkan di SMA Islam Al Abror Metro melalui kegiatan bercocok tanam hidroponik. Melalui pendekatan inovatif ini, siswa belajar bahwa Pancasila dan teknologi dapat bekerja bersama-sama untuk memperkuat kesatuan bangsa. Dengan begitu, mereka siap menjadi warga negara yang berkontribusi aktif dalam pembangunan NKRI yang lebih baik dan berkelanjutan.
Tags : P5 Sekolah Penggerak

SMAI AL Abror
Sekolah Penggerak
Sekolah yang memadukan pembelajaran umum dengan pembelajaran pondok pesantren.
- SMA Islam Al Abror Metro
- 70011676
- Terakreditasi B (BAIK)
- Yosomulyo, Metro Pusat
- 0856 5830 7037
Posting Komentar